Definisi Anjak Piutang Dan Skema Dalam Pembiayaan Usaha



Anjak piutang adalah kegiatan pembiayaan dalam bentuk pembelian dan atau pengalihan serta pengurusan piutang atau tagihan jangka pendek suatu perusahaan atas transaksi perdagangan dalam atau luar negeri. Perusahaan yang melakukan kegiatan usaha anjak piutang disebut perusahaan anjak piutang (factoring). Bentuk pembiayaan ini dilakukan di mana perusahaan yang memerlukan pembiayaan untuk kegiatan usaha menjual piutang usahanya dalam bentuk invoice yang belum dibayar kepada pihak ketiga yang disebut factor dengan potongan harga. Dengan menjual piutang, perusahaan dapat langsung memperoleh dana tunai tanpa harus menunggu jatuh tempo pembayaran dari pelanggan.

Sedangkan perusahaan anjak piutang merupakan lembaga keuangan atau pihak ketiga yang membeli piutang usaha dari perusahaan lain yang membutuhkan dana. Perusahaan ini menyediakan layanan pembiayaan dengan cara mengambil alih tagihan (piutang) yang dimiliki oleh perusahaan terhadap pelanggan atau debitur. Istilah lain perusahaan ini dikenal sebagai factoring company. Perusahaan anjak piutang membantu perusahaan-perusahaan yang membutuhkan likuiditas atau dana tunai cepat tanpa harus menunggu pembayaran dari pelanggan sesuai tenggat waktu yang biasanya menunggu pembayaran sampai 30 atau 60 hari.

Skema proses kerja dari anjak piutang diawali dengan pengajuan piutang, bagi perusahaan yang ingin mengalihkan piutangnya mengajukan daftar piutang (invoice) kepada perusahaan anjak piutang. Setelah itu perusahaan anjak piutang akan mengevaluasi kelayakan piutang tersebut, termasuk menilai kredibilitas pelanggan yang berhutang. Pembayaran nantinya dilakukan di awal setelah proses disetujui, perusahaan anjak piutang memberikan dana di muka kepada perusahaan, biasanya sekitar 70-90% dari nilai total piutang. Setelah itu, pengelolaan penagihan dilakukan oleh perusahaan anjak piutang kemudian mengambil alih penagihan dari pelanggan. Jika pelanggan membayar tagihan, perusahaan anjak piutang memberikan sisa nilai piutang kepada perusahaan, dikurangi dengan biaya jasa atau bunga.

Kelebihan dan Kekurangan Perusahaan Anjak Piutang
Dalam pembiayaan suatu usaha tentunya ada kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Anjak piutang memiliki kelebihan diantaranya arus kas lebih lancar karena perusahaan mendapatkan dana tunai lebih cepat tanpa harus menunggu pelanggan membayar, sehingga mempercepat arus kas, tidak memerlukan jaminan yang berbeda dengan pinjaman bank. Anjak piutang tidak memerlukan aset tambahan sebagai jaminan karena piutang itu sendiri yang menjadi dasar transaksi. Mengurangi risiko kredit dalam beberapa jenis anjak piutang (non-recourse factoring), risiko ketidakmampuan pelanggan untuk membayar diambil alih oleh perusahaan anjak piutang. 

Bagi perusahaan yang menerbitkan anjak piutang tidak perlu lagi mengurus penagihan piutang, karena hal ini dikelola oleh perusahaan anjak piutang. Kelebihan lainnya adalah adalah solusi bagi perusahaan dengan kredit terbatas bagi perusahaan yang mungkin memiliki kesulitan mendapatkan kredit dari bank karena tidak memiliki jaminan atau track record kredit yang baik. Disisi lain, kekurangan yang perlu dicermati dalam anjak piutang diantaranya biaya yang relatif tinggi dan biasanya mengenakan biaya berupa potongan dari nilai piutang bisa berupa bunga atau komisi. Ini bisa menjadi mahal dibandingkan sumber pendanaan lain seperti pinjaman bank. Pengalihan hubungan dengan pelanggan dari sisi penagihan yang dilakukan oleh perusahaan anjak piutang bisa mempengaruhi hubungan perusahaan dengan pelanggannya, terutama jika penagihan dilakukan secara agresif. 

Selain itu, perusahaan anjak piutang lebih tertarik kepada kredibilitas pelanggan yang berutang, bukan kredibilitas perusahaan yang menjual piutang. Jika pelanggan memiliki riwayat pembayaran yang buruk, pengajuan anjak piutang bisa ditolak. Tidak semua piutang dapat dijual karena beberapa piutang mungkin tidak memenuhi syarat untuk dialihkan ke perusahaan anjak piutang, terutama piutang yang dianggap berisiko tinggi atau terkait dengan pelanggan yang memiliki reputasi buruk. Kekurangan lainnya, jika pelanggan terlambat membayar, meskipun risiko kegagalan pembayaran dapat diambil alih oleh perusahaan anjak piutang (dalam kasus non-recourse factoring), dalam beberapa kasus recourse factoring perusahaan masih menanggung risiko ini. Secara keseluruhan, perusahaan anjak piutang merupakan solusi finansial yang bermanfaat bagi perusahaan yang membutuhkan likuiditas cepat, tetapi perlu juga mempertimbangkan beberapa kelebihan dan kekurangannya dengan cermat agar tidak berdampak pada reputasi bisnis perusahaan.

****